Maju terus penggalangan dana TV persatuan agar eksistensi dan pengaruh AB di nusantara dapat terjaga dengan baik. Soal dana sebenarnya tidak susah kalau benar-benar diatur penanganannya baik teknis pengumpulan atau penggunaannya, baik untuk operasional penggerak awal atau keperluan pembiayaan-pembiayaan primer terkait perijinan dll.. Mengambil contoh MTA yang ada di Solo, dimana soal dana tidak terlalu muluk-muluk dalam penggalangan, cukup dengan hanya 200 Rp per 1 juta anggotanya, sudah berapa?
Saya tidak tau jumlah komunitas AB diseluruh Indonesia ada berapa? disini saya berpikir, betapa pentingnya data base sebagai langkah melakukan aneka kegiatan sosial terutama yang berhubungan dengan dana. Bayangkan, kalau saja jamaah AB sudah berjumlah 1juta jiwa, akan terkumpul berapa bila masing-masing person rela dengan memberikan seribu Rp per hari? (one day one thousand), niscaya akan terkumpul 1 M.
Kalau 2rb,3rb,5rb,10rb dan seterusnya..?
Cara ini pula yang dipakai Ust.Yusuf Mansur, (one day one ayat) untuk rumah Tahfidznya yang membuatnya maju dan berkembang, bahkan sampai sekarang sudah terdapat 30 lebih cabang rmh Tahfidz yang tersebar diseluruh nusantara. Sosok Ustd yang dikenal dengan Ikon, “The miracle of gifing”, telah berupaya memanfaatkan basis massanya untuk sebuah penggalangan yang menghasilkan sejumlah proyek islami yang antara lain, rmh Tahfidz yg teanlah dikenal dimana-mana.
Saya yakin dengan kelola cerdas, AB akan mampu membangun masyarakat terutama pelayanan masyarakat di bidang media. Apalagi prinsip kuat yang dimilikinya dan dikenal dengan WF, justru akan membuat potensi jamaah AB berbeda karena kualitas dengan selainnya.
Ingat! hanya dengan kerja keras AB pasti punya bendera sendiri..para dewan pengurus harus yakin kalau keberhasilan ada pada upaya perjuangan mereka yang tak kenal bosan. Terimaksih, hanya sharring.. semoga bermanfaat.. Amin Saya ikut berdoa dan berusaha..
Filed under: warung rakyat